● online
- Salemba Empat "Reformasi Kedua: Melanjutkan Estafe
- Kompas "Sayap Anjing - Kumpulan Cerpen By Triyanto
- Gramedia "Sun Go Kong: Legenda Kera Sakti Jilid 1
- PPM "Seluk Beluk Dan Teknik Perdagangan Luar Neger
- Kompas "Menjaga Ibu Pertiwi & Bapak Angkasa: Memba
- Kesaint Blanc "Complete Office English"
- Kompas "Makan Sehat Hidup Sehat"
- Casio Label Printer Tape 18mm Black Ink Yellow
Kompas “Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi”
- Penerbit: Penerbit Buku Kompas
- Penulis: Mohammad Hatta
- ISBN: 978-602-412-222-9
- Deskripsi Fisik: 802 Halaman
- Cover: Soft
- Tahun Penerbitan: 2015
Kompas “Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi”
Menurut Bung Hatta, ada dua pencapaian yang paling berarti sepanjang hidupnya.
Pertama, saat ia menjadi salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.
Kedua, saat mewakili bangsa Indonesia menerima penyerahan kedaulatan Indonesia di Belanda pada tanggal 27 Desember 1949.Buku ini menjawab banyak pertanyaan tentang Bung Hatta sebagai pribadi, politisi, maupun negarawan. Meski sejak muda anti-Belanda, kenapa akhirnya ia memilih melanjutkan belajar di negeri penjajah itu? Kenapa ia tak bergabung dengan Tan Malaka, aktivis pergerakan kemerdekaan lain yang ia kenal di sana? Bagaimana ia memandang peristiwa penculikan dwitunggal Soekarno-Hatta oleh para pemuda, sehari sebelum proklamasi kemerdekaan? Bagaimana pula sikap Hatta soal perceraian Bung Karno dari Inggit Ganarsih dan perkawinannya dengan Fatmawati?
Inilah buku kisah perjalanan hidup dan perjuangan Pahlawan Proklamator Kemerdekaan Mohammad Hatta, sejak masa kanak-kanak hingga ke periode puncak kematangan pemikiran dan kegiatan politiknya. Dibagi dalam tiga jilid:
- Jilid I (Bukittingi-Rotterdam Lewat Betawi) berisi cerita tentang keluarga dan masa kecil Bung Hatta sampai ia menuntaskan studi di Handelshogeschool (Sekolah Tinggi Dagang) di Rotterdam, 1930.
- Jilid II (Berjuang dan Dibuang) berisi kisah perjuangan Bung Hatta di Tanah Air sampai ia ditangkap dan dibuang ke Digul dan Banda, hingga 1942.
- Jilid III (Menuju Gerbang Kemerdekaan) berisi catatan tentang peran Bung Hatta dalam persiapan kemerdekaan Indonesia dan kisah perjuangan diplomatiknya, yang berpuncak di Konferensi Meja Bundar, akhir 1949.
Buku yang ditulis sendiri oleh Bung Hatta menjelang wafatnya pada 1980. Isinya amat layak dikaji kembali sekarang ini, masa di mana kian banyak orang meragukan kompatibilitas antara nasionalisme dan globalisasi yang terus bergulir kian cepat.
Tags: Biografi, Bung Hatta, Penerbit Buku Kompas
Kompas “Untuk Negeriku: Sebuah Otobiografi”
| Berat | 837 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.699 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penerbit: Penerbit Buku Kompas Penulis: Pitan Daslani ISBN: 978-979-709-466-9 Deskripsi Fisik: 248 Halaman Cover: Soft Tahun Penerbitan: 2010 Kompas “Tinta Emas Di Kanvas Dunia: Jejak Langkah Ahli Bedah Saraf DR. Eka Julianta Wahjoepramono” Perjalanan hidup Eka Julianta Wahjoepramono. Dari seorang anak keluarga bersahaja di Klaten, Jawa Tengah, kini ia menjadi dokter ahli bedah saraf… selengkapnya
Rp 58.000Penerbit: Penerbit PPM Penulis: Tim Penulis PPM Manajemen ISBN: 979-442-274-6 Deskripsi Fisik: 97 Halaman Cover: Soft Tahun Penerbitan: 2010 PPM “Cristiano Ronaldo: Confidence” “Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pemain yang baik, dia bermain sangat baik di Inggris, tetapi dalam waktu sangat dekat dia akan menjadi pemain terbaik dunia.” Pele, Legenda Sepak Bola Brasil “Ronaldo… selengkapnya
Rp 50.000Penerbit: Remaja Rosda Karya Penulis: Bahrudin Supardi ISBN: 979-979-692-112-6 Deskripsi Fisik: 286 halaman Cover: Soft Tahun Penerbitan: 2012 Rosda “Biografi Sarwo Edhie Wibowo: Kebenaran di Atas Jalan Tuhan” Pada tanggal 25 Juli 1927 di Desa Pangen Juru Tengah, Purworejo, Jawa Tengah lahirlah seorang bayi laki-laki dari pasangan Raden Kartowilogo dan Raden Ayu Sutini. Anak… selengkapnya
Rp 57.000Penerbit : Prima Ufuk Semesta Penulis : Yahya Assegaf ISBN : 978-603-1139-92-9 Deskripsi Fisik : 396 Halaman ; 22cm Cover : Soft Tahun Terbit … selengkapnya
Rp 95.000Penerbit : Kompas Media Nusantara Penulis : Bonnie Triyana ISBN : 978-979-709-603-8 Deskripsi Fisik : 318 Halaman. 21 cm Tahun Penerbitan : 2011 Kompas “Eddie Lembong: Mencintai Tanah Air Sepenuh Hati” Perjalanan hidup seorang pengusaha-pejuang yang memiliki perhatian besar pada persoalan kebangsaan. Setelah lulus dari Jurusan Farmasi ITB, Eddie Lembong mendirikan PT Pharos Indonesia… selengkapnya
Rp 55.000Penerbit : Prima Ufuk Semesta Penulis : Rory Carroll ISBN : 978-602-1258-01-9 Deskripsi Fisik : xv, 326 Halaman, Ilustrasi: 22cm Cover … selengkapnya
Rp 88.800Penerbit : Penerbit Buku Kompas Penulis : Zuhairi Miswari ISBN : 978-979-709-460-7 Deskripsi Fisik : 404 Halaman Cover : Soft Tahun Penerbitan : 2010 Kompas “Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari : Moderasi, Keumatan,Dan Kebangsaan” HADRATUSSYAIKH HASYIM ASY’ARI merupakan salah seorang ulama Islam paling terkemuka di republik ini. Jasanya sangat besar dalam membumikan pandangan keagamaan yang moderat,… selengkapnya
Rp 63.000Penerbit : Penerbit Buku Kompas Penulis : Helen Iswara ISBN : 979-709-000-0 Deskripsi Fisik : 339 Halaman Cover : Soft Tahun Penerbitan : 2001 Kompas “P.K Ojong: Hidup Sederhana, Berpikir Mulia” “Gigih dan konsisten, keterlibatannya dalam pekerjaan besar membangun Indonesia Baru bersendikan kesamaan martabat manusia, menghayati kemanusiaan, tidak mengenal diskriminasi, berkesejahteraan sosial dengan pilar… selengkapnya
Rp 68.800Penerbit : Penerbit Buku Kompas Penulis : Ipong Jamizah ISBN : 978-602-412-019-1 Deskripsi Fisik : 268 Halaman Cover : Soft Tahun Penerbitan : 2016 Kompas “S.K. Trimurti: Pejuang Perempuan Indonesia” S.K. Trimurti merupakan saksi hidup proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Ia berdiri di sebelah kanan Fatmawati. S.K. Trimurti merupakan seorang pejuang perempuan… selengkapnya
Rp 72.000Penerbit: Penerbit Buku Kompas Penulis: Asvi Warman Adam, Bonnie Triyana, Hendri F. Isnaeni, M.F Mukthi ISBN: 978-979-709-791-2 Deskripsi Fisik: 388 Halaman Cover: Soft Tahun Penerbitan: 2014 Kompas “Maulwi Saelan: Penjaga Terakhir Soekarno” JAKARTA, 18 MARET 1966, sekitar air mancur di mulut Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Presiden bertanya, “Katanya tadi sudah beres, kok begini?”… selengkapnya
Rp 72.000
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.