Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Dimas
● online
Dimas
● online
Halo, perkenalkan saya Dimas
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Beranda » Novel » Mizan “Nyai Duesseldorf”
click image to preview activate zoom

Mizan “Nyai Duesseldorf”

Rp 55.000
Stok Tersedia (4)
Kategori Novel
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! FAST ORDER
Bagikan ke

Mizan “Nyai Duesseldorf”

  • Penerbit : Penerbit Mizan
  • Penulis : Zeventina
  • ISBN : 978-602-997-560-4
  • Deskripsi Fisik : 402 Halaman
  • Cover : Soft
  • Tahun Penerbitan : 2011

Mizan”Nyai Duesseldorf”


Nyai terjebak di persimpangan, di antara lelaki yang dicintainya, Ardy, dan lelaki yang mencintainya, Mark Buchholz. Takdir menuntunnya bertualang hingga ke Duesseldorf, Jerman, dan mendapati dirinya terperangkap di tengah ritual birahi La Costra Nostra, yang mistis dan misterius.

Gadis jelita dari perbukitan Ciwidey itu mencoba bertahan, demi Akang yang dicintainya dan sekolah miliknya—yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak tak mampu. Nyawapun dipertaruhkan olehnya.

Inilah novel yang membabar romansa gadis pemetik teh dengan balutan bahasa yang liris dan ketegangan yang menyenangkan. Pembaca seakan diajak masuk ke ritual ganjil yang sangat misterius, persahabatan yang tak lazim, perseteruan antara yang menindas dan yang ditindas, pun pertarungan nafsu dan cinta.

∗∗∗

“Nyai Duesseldorf ditulis Zeventina berdasarkan riset serta penuangan pengalaman yang pernah benar-benar ia alami di Ciwidey dan Duesseldorf. Kekuatan riset dan pengalaman itu, misalnya terlihat pada pendalaman karakter tokoh-tokohnya. Meski dideskripsikan dengan narasi yang panjang, mereka seolah benar-benar sedang hidup bersama kita. Zeventina rupanya belajar benar, bahwa kelemahan karya-karya fiksi kita sekarang, ini pada soal kemalasan melakukan riset. Novel ini menyodorkan satu mekanisme kerja yang bisa menjadi model bagi penulisan-penulisan fiksi berikutn.”

Putu Fajar Arcana, Editor Fiksi Kompas Minggu

“Perseteruan antara anak dan ibu merupakan akar yang membesarkan pohon (kisah) percintaan yang penuh dengan kekerasan ini. Zeventina tidak memberikan konteks sosial, kultural, apalagi ekonomi dan politik yang cukup untuk menghidupkan kisah cinta Ardy dan Nyai. Tetapi ketika sampai pertengahan novel ini, saya mendadak ingin memanggil Kahlil Gibran untuk ikut membacanya. Dan seandainya Gibran datang, saya ingin katakan: Betul hidup kalah oleh kematian, dan kematian kalah oleh cinta. Tetapi yang tak boleh kita lupakan, siapa dan berapa bayaran yang harus dikorbankan?
Dalam kisah ini, saya khawatir seorang perempuan dari Ciwidey telah membayar terlalu mahal untuk cinta itu, sehingga maut pun tampak miskin di hadapannya. Secara singkat, kita bisa menyimpulkan bahwa kehidupan Nyai merupakan ujian untuk kemanusiaan. Satu persatu, kita diundang untuk menilai, apakah kemenangan cinta itu tidak harus berdiri di atas keadilan?”

Eka Budianta, Budayawan, Dewan Pakar Badan Pelestarian Pusaka Indonesia

Tags: ,

Mizan “Nyai Duesseldorf”

Berat 390 gram
Kondisi Baru
Dilihat 228 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: