Beranda » Sejarah » Kompas “Al-Azhar: Menara Ilmu, Reformasi, dan Kiblat Keulamaan”
click image to preview activate zoom
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! FAST ORDER
Bagikan ke

Kompas “Al-Azhar: Menara Ilmu, Reformasi, dan Kiblat Keulamaan”

  • Penerbit : Penerbit Buku Kompas
  • Penulis : Zuhairi Miswari
  • ISBN : 978-979-709-510-9
  • Deskripsi Fisik : 334 Halaman
  • Cover : Soft
  • Tahun Penerbitan : 2010

 

Kompas “Al-Azhar: Menara Ilmu, Reformasi, dan Kiblat Keulamaan”


Di usianya yang sudah mencapai lebih dari satu milenium, al-Azhar masih terus memancarkan pesonanya ke seluruh muka bumi. Didirikan oleh Dinasti Fatimiyah pada tahun 973 M. al-Azhar bukan saja merupakan salah satu perguruan tinggi tertua di dunia, tetapi juga menjadi salah satu benteng yang kokoh dari peradaban Islam Sunni.

Seperti yang terjadi di banyak negara lain, di Indonesia pun perkembangan ajaran Islam tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Al-Azhar. Pengaruhnya tak dapat dinafikan dalam pertumbuhan moderasi Islam di Tanah Air. Al-Azhar menjadi saksi hubungan intim Indonesia Mesir. Pada tahun 1960, Presiden Sukarno menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Al Azhar. Sekarang ini kurang lebih 4.000 mahasiswa Indonesia sedang belajar di universitas di Kairo itu.

Dalam bukunya ini Zuhairi Misrawi, penulis buku laris Mekkah (Penerbit Buku Kompas, 2009) mengisahkan dengan baik sejarah Al-Azhar, para mahasiswa Indonesia yang belajar di sana, serta peran Al-Azhar dalam mengembangkan pandangan keislaman moderat dalam konteks global. Tidak luput pula dikupas secara mendalam tentang sejarah Mesir dan Kota Kairo yang mempesona.

∗∗∗

Tepat sekali, gambaran Zuhairi Misrawi, seorang alumni Al-Azhar tentang almamaternya; sebuah Perguruan yang banyak melahirkan tokoh terkemuka di Indonesia. Sebagai pemeluk Islam terbesar di dunia, kita perlu berkolaborasi dengan Al-Azhar untuk memberdayakan Islam moderat, yang menjadi misi utamanya. Kita juga perlu berkontribusi pada wakaf Al-Azhar dan berinvestasi guna memaksimalkan potensi lebih dari 4.000 mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di sana. Bagaimanapun, mereka adalah aset bangsa yang sangat berharga.

A.M. Fachir
Duta Besar Indonesia di Kairo

Karya ini berhasil menggambarkan abjadiyyat Al-Azhar sebagai legacy, turats, khazanah keilmuan, keislaman, keumatan, dan kemanusiaan. Dengan tradisi keilmuan yang sangat kokoh, al-Azhar mampu berkontribusi dalam mengokohkan moderasi Islam dalam rentang waktu dan pergulatan sejarah yang sangat panjang Buku ini membuat saya makin mencintai al-Azhar.

Tuan Guru K.H. M. Zainul Majdi,
Gubernur Nusa Tenggara Barat NTB)
Alumnus Universitas al-Azhar, Kairo, Mesir

ibarat fashion, Al-Arhar itu timeless. Klasik, sederhana, dan eksotis. Dan buku ini benar-benar sukses membuat saya semakin rindu pada environment keislaman Mesir, Terutama Al-Azhar.

Dian Pelangi
Muslim Fashion Designer

Tags: , ,

Kompas “Al-Azhar: Menara Ilmu, Reformasi, dan Kiblat Keulamaan”

Berat 345 gram
Kondisi Baru
Dilihat 608 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: